10 Cara Membuat Latar Belakang Makalah yang Baik dan Menarik (Panduan Lengkap untuk Pemula)

Pelajari 10 cara membuat latar belakang makalah yang baik dan menarik secara sistematis. Panduan lengkap dengan tips akademik dan pendapat ahli.

 
(Ilustrasi 3D cara membuat latar belakang makalah yang baik dan menarik untuk karya ilmiah)
PortalJatim24.com - Pendidikan - Memahami 10 cara membuat latar belakang makalah yang baik dan menarik merupakan langkah penting dalam menyusun karya ilmiah yang berkualitas. Latar belakang makalah adalah bagian awal yang menjelaskan konteks masalah, alasan penelitian dilakukan, serta pentingnya topik tersebut untuk dibahas secara ilmiah.

Bagian ini membantu pembaca memahami situasi yang melatarbelakangi penelitian sehingga pembahasan dalam makalah menjadi lebih jelas dan terarah.

Dalam praktik penulisan akademik, latar belakang tidak sekadar pengantar, tetapi juga menjadi dasar yang menentukan arah penelitian. Menurut Husein Umar dalam buku Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis, latar belakang penelitian berfungsi untuk menjelaskan fenomena yang melatarbelakangi munculnya suatu masalah penelitian sehingga penulis memiliki alasan ilmiah untuk melakukan penelitian tersebut.

Dengan kata lain, latar belakang harus mampu menjelaskan hubungan antara fenomena yang terjadi dengan topik penelitian yang akan dibahas.

Ahli metodologi penelitian internasional, John W. Creswell, juga menegaskan bahwa latar belakang penelitian harus menjelaskan konteks masalah, kondisi penelitian sebelumnya, serta kesenjangan penelitian yang masih perlu dikaji lebih lanjut.

Oleh karena itu, memahami cara menyusun latar belakang makalah secara sistematis menjadi sangat penting, terutama bagi pelajar, mahasiswa, maupun peneliti pemula yang ingin menghasilkan karya ilmiah yang kuat, logis, dan mudah dipahami oleh pembaca.

Baca Artikel Lainnya: 10 Cara Menghindari Plagiarisme dalam Penulisan Karya Ilmiah: Panduan untuk Menjaga Orisinalitas

Pengertian Latar Belakang Makalah

Latar belakang makalah adalah bagian awal dalam karya ilmiah yang menjelaskan kondisi atau fenomena yang melatarbelakangi munculnya suatu masalah penelitian. Bagian ini menjadi pengantar bagi pembaca untuk memahami alasan mengapa suatu topik penting untuk dibahas.

Dalam konteks penelitian akademik, latar belakang biasanya memuat beberapa unsur penting seperti fenomena yang terjadi di masyarakat, data atau fakta yang relevan, permasalahan yang muncul, serta tujuan penelitian yang ingin dicapai.

Sugiyono dalam buku Metode Penelitian Pendidikan menjelaskan bahwa latar belakang penelitian merupakan penjelasan tentang kesenjangan antara kondisi yang seharusnya terjadi dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Dari kesenjangan inilah muncul masalah penelitian yang kemudian perlu dianalisis secara ilmiah.

Dengan demikian, latar belakang makalah tidak hanya menjelaskan topik penelitian, tetapi juga memberikan gambaran mengenai alasan ilmiah mengapa penelitian tersebut perlu dilakukan.

Ciri-Ciri Latar Belakang Makalah yang Baik

Sebelum memahami langkah-langkah membuat latar belakang, penting untuk mengetahui karakteristik latar belakang yang berkualitas.

Beberapa ciri latar belakang makalah yang baik antara lain:

  • disusun secara sistematis dari umum ke khusus
  • menjelaskan fenomena yang relevan dengan topik
  • didukung oleh data atau fakta
  • menunjukkan masalah yang jelas
  • mengarah pada tujuan penelitian

Menurut Creswell, latar belakang penelitian yang baik harus mampu menunjukkan hubungan antara konteks penelitian, teori yang relevan, serta kesenjangan penelitian yang ingin diselesaikan.

Baca Juga: 10 Teknik Listening Bahasa Inggris Aktif untuk Pemula: Panduan Lengkap Secara Cepat dan Efektif

10 Cara Membuat Latar Belakang Makalah yang Baik dan Menarik

1. Mulai dengan Fenomena Umum

Langkah pertama dalam membuat latar belakang makalah adalah menjelaskan fenomena umum yang berkaitan dengan topik penelitian. Fenomena ini bisa berupa kondisi sosial, perkembangan teknologi, perubahan perilaku masyarakat, atau masalah yang sedang terjadi.

Pendekatan ini membantu pembaca memahami konteks besar sebelum masuk ke pembahasan yang lebih spesifik.

John W. Creswell menjelaskan bahwa penelitian yang baik biasanya dimulai dengan penjelasan konteks umum agar pembaca memahami latar belakang munculnya suatu masalah penelitian.

Contohnya, jika makalah membahas tentang penggunaan media sosial dalam pendidikan, maka latar belakang dapat dimulai dengan menjelaskan perkembangan teknologi digital dan meningkatnya penggunaan internet di kalangan pelajar.

2. Sertakan Data dan Fakta Pendukung

Latar belakang yang kuat harus didukung oleh data atau fakta yang relevan. Data dapat berasal dari penelitian sebelumnya, laporan lembaga resmi, maupun statistik yang berkaitan dengan topik penelitian.

Data membantu memperkuat argumentasi sehingga latar belakang tidak hanya bersifat opini.

Menurut Sugiyono, penggunaan data dalam latar belakang penelitian sangat penting karena dapat memperkuat dasar ilmiah dari masalah yang diangkat dalam penelitian.

Misalnya, jika membahas tentang penggunaan media sosial oleh pelajar, penulis dapat menyertakan data tentang jumlah pengguna internet atau durasi penggunaan media sosial oleh remaja.

3. Jelaskan Permasalahan yang Terjadi

Setelah menjelaskan fenomena umum dan data pendukung, langkah berikutnya adalah menjelaskan masalah yang muncul dari fenomena tersebut.

Masalah inilah yang menjadi fokus penelitian.

Husein Umar menjelaskan bahwa latar belakang penelitian harus mampu menjelaskan permasalahan secara jelas sehingga pembaca memahami alasan penelitian dilakukan.

Sebagai contoh, jika fenomenanya adalah meningkatnya penggunaan media sosial, maka masalah yang dapat diangkat adalah dampaknya terhadap prestasi belajar siswa atau produktivitas pelajar.

4. Tunjukkan Research Gap

Research gap atau kesenjangan penelitian merupakan salah satu elemen penting dalam latar belakang makalah.

Research gap menunjukkan bahwa masih ada aspek tertentu yang belum diteliti atau masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Creswell menyatakan bahwa menunjukkan research gap dalam latar belakang penelitian membantu penulis menjelaskan kontribusi ilmiah dari penelitian yang dilakukan.

Dengan adanya research gap, penelitian menjadi lebih relevan dan memiliki nilai akademik yang lebih kuat.

5. Gunakan Pola Penulisan dari Umum ke Khusus

Salah satu teknik penulisan latar belakang yang efektif adalah menggunakan pola umum ke khusus.

Struktur ini biasanya terdiri dari:

  • fenomena global
  • kondisi nasional
  • kondisi lokal
  • fokus penelitian

Pendekatan ini membuat alur penulisan menjadi lebih logis dan mudah dipahami.

Menurut panduan penulisan akademik, pola ini membantu pembaca memahami bagaimana suatu masalah berkembang dari konteks yang luas hingga menjadi fokus penelitian yang spesifik.

6. Gunakan Bahasa Ilmiah yang Jelas

Bahasa yang digunakan dalam latar belakang makalah harus bersifat formal, tetapi tetap mudah dipahami.

Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang atau berbelit-belit.

Menurut Keraf dalam buku Diksi dan Gaya Bahasa, penggunaan bahasa yang jelas dan efektif dapat membantu pembaca memahami ide penulis dengan lebih mudah.

Karena itu, penting untuk menyusun kalimat yang ringkas tetapi tetap informatif.

7. Hubungkan dengan Teori atau Konsep Akademik

Latar belakang makalah sebaiknya tidak hanya menjelaskan fenomena, tetapi juga mengaitkannya dengan teori atau konsep akademik.

Teori membantu menjelaskan fenomena yang terjadi secara ilmiah.

Misalnya dalam penelitian pendidikan, penulis dapat mengaitkan fenomena belajar dengan teori pembelajaran.

Menurut Creswell, penggunaan teori dalam latar belakang membantu memperkuat dasar ilmiah penelitian serta menunjukkan bahwa penelitian tersebut memiliki landasan akademik yang jelas.

8. Fokus pada Satu Permasalahan Utama

Kesalahan yang sering terjadi dalam penulisan latar belakang adalah memasukkan terlalu banyak masalah sekaligus.

Padahal penelitian yang baik biasanya hanya fokus pada satu masalah utama agar pembahasan menjadi lebih mendalam.

Sugiyono menjelaskan bahwa fokus penelitian sangat penting agar proses penelitian dapat dilakukan secara sistematis dan terarah.

Dengan fokus yang jelas, penulis dapat menganalisis masalah secara lebih mendalam.

9. Jelaskan Tujuan Penelitian

Latar belakang biasanya diakhiri dengan penjelasan mengenai tujuan penelitian.

Tujuan ini menjelaskan apa yang ingin dicapai oleh penelitian.

Contoh kalimat tujuan penelitian:

“Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap prestasi belajar siswa.”

Tujuan penelitian ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan rumusan masalah dan metode penelitian.

10. Lakukan Revisi dan Penyempurnaan

Langkah terakhir dalam membuat latar belakang makalah adalah melakukan revisi.

Revisi bertujuan untuk memastikan bahwa penjelasan dalam latar belakang sudah sistematis, logis, dan mudah dipahami.

Menurut beberapa pakar penulisan akademik, proses revisi merupakan bagian penting dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas.

Melalui revisi, penulis dapat memperbaiki struktur kalimat, menambahkan data pendukung, serta memastikan bahwa alur pemikiran dalam latar belakang sudah jelas.

Baca Juga: Panduan Membuat Kalimat Efektif untuk Karya Ilmiah: Strategi Lengkap,dan Berbasis Pendapat Ahli

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat Latar Belakang Makalah

Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:

  • latar belakang terlalu panjang tanpa fokus
  • tidak menggunakan data atau referensi
  • tidak menjelaskan masalah penelitian
  • tidak mengarah pada tujuan penelitian

Kesalahan tersebut dapat membuat makalah menjadi kurang sistematis dan sulit dipahami oleh pembaca.

Manfaat Latar Belakang Makalah yang Kuat

Latar belakang yang baik memberikan beberapa manfaat penting dalam penulisan karya ilmiah.

Pertama, membantu pembaca memahami konteks penelitian. Kedua, meningkatkan kredibilitas penulis karena penelitian didukung oleh argumentasi yang jelas. Ketiga, mempermudah penyusunan bagian penelitian lainnya seperti rumusan masalah, tujuan penelitian, dan metode penelitian.

Dengan latar belakang yang kuat, penelitian akan terlihat lebih terarah dan memiliki dasar ilmiah yang jelas.

FAQ - (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apa yang dimaksud latar belakang makalah?

Latar belakang makalah adalah bagian awal karya ilmiah yang menjelaskan konteks masalah, alasan penelitian dilakukan, serta pentingnya topik yang dibahas.

Berapa panjang ideal latar belakang makalah?

Biasanya terdiri dari 3-5 paragraf dalam makalah sederhana, tetapi bisa lebih panjang dalam skripsi atau penelitian akademik.

Apa saja isi latar belakang makalah?

Latar belakang biasanya berisi fenomena umum, data pendukung, permasalahan penelitian, research gap, dan tujuan penelitian.

Mengapa latar belakang makalah penting?

Karena latar belakang membantu pembaca memahami alasan penelitian dilakukan serta masalah yang ingin diselesaikan.

Apa perbedaan latar belakang dan rumusan masalah?

Latar belakang menjelaskan konteks dan alasan penelitian, sedangkan rumusan masalah berisi pertanyaan penelitian yang akan dijawab dalam penelitian.

Kesimpulan

Memahami 10 cara membuat latar belakang makalah yang baik dan menarik sangat penting dalam penulisan karya ilmiah. Latar belakang merupakan bagian awal yang menjelaskan fenomena, masalah penelitian, serta alasan ilmiah mengapa penelitian tersebut perlu dilakukan.

Dengan menerapkan langkah-langkah seperti menjelaskan fenomena umum, menggunakan data pendukung, menunjukkan research gap, serta menghubungkannya dengan teori akademik, latar belakang makalah akan menjadi lebih sistematis dan kuat secara ilmiah.

Bagi pelajar, mahasiswa, maupun peneliti pemula, memahami teknik menyusun latar belakang makalah dapat membantu menghasilkan karya ilmiah yang lebih berkualitas, mudah dipahami, dan memiliki nilai akademik yang lebih tinggi.

Referensi

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage Publications.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Umar, H. (2013). Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: Rajawali Pers.

Berndtsson, M., Hansson, J., Olsson, B., & Lundell, B. (2008). Thesis Projects: A Guide for Students in Computer Science and Information Systems.

Keraf, G. (2004). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.

 Publisher/Penulis:

[Tim Redaksi portaljatim24.com (AZAA/KK)]