10 Cara Menggunakan Rumus IF Bertingkat di Excel untuk Pemula Tanpa Error
![]() |
| (Ilustrasi 3D kartun realistis penggunaan rumus IF bertingkat di Excel untuk pemula) |
Masalahnya, banyak pemula menganggap IF bertingkat sulit karena:
- Terlalu banyak tanda kurung
- Logika tidak runtut
- Hasil tidak sesuai harapan
Artikel ini membahas secara bertahap, detail, dan aman, sehingga Anda bisa menggunakan IF bertingkat tanpa error.
Baca Artikel Lainnya: 10 Cara Menggabungkan Data Excel dari Banyak Sheet Secara Otomatis. Untuk Pemula
✅Memahami Logika Dasar IF
✔Cara Kerja IF
Rumus IF bekerja dengan prinsip logika kondisional:
- Jika kondisi benar → lakukan A
- Jika kondisi salah → lakukan B
✔Rumus Dasar
=IF(A1>=75,"Lulus","Tidak Lulus")
✔Penjelasan Detail
- A1>=75 → kondisi
- "Lulus" → hasil jika benar
- "Tidak Lulus" → hasil jika salah
✔Tutorial Praktis
- Klik sel hasil (misalnya B1)
- Ketik rumus IF
- Tekan Enter
- Salin ke bawah jika diperlukan
✔Implementasi Nyata
- Nilai siswa
- Status kelayakan
- Hasil seleksi administrasi
✔Menurut Ahli
- Nasional: Budi Raharjo menyebut IF sebagai fondasi logika pengambilan keputusan di Excel.
- Internasional: John Walkenbach menyatakan IF adalah fungsi logika paling sering digunakan di dunia kerja.
✅Menyusun IF Bertingkat Dua Kondisi
✔Kapan Dibutuhkan
Saat satu kondisi tidak cukup untuk mewakili data.
✔Rumus
=IF(A1>=85,"A",IF(A1>=75,"B","C"))
✔Penjelasan Bertahap
- Excel cek apakah A1>=85
- Jika ya → hasil A
- Jika tidak → lanjut ke IF kedua
- IF kedua mengecek A1>=75
✔Tutorial Praktis
- Selalu susun kondisi dari nilai tertinggi ke terendah
- Hindari logika lompat-lompat
✔Contoh Implementasi
- Penilaian akademik
- Skor ujian online
- Klasifikasi hasil survei
✔Menurut Ahli
-Nasional: Agus Saputra menyarankan IF bertingkat untuk klasifikasi bertahap.
- Internasional: Microsoft menyebut nested IF efektif untuk logika sederhana.
Baca Juga: Tutorial Lengkap SPSS untuk Pemula dari Nol Sampai Bisa
✅Mengelola Banyak Kondisi dengan IF Bertingkat
✔Tantangan Utama
Semakin banyak kondisi, semakin besar risiko error.
✔Rumus
=IF(A1>=90,"Sangat Baik",IF(A1>=80,"Baik",IF(A1>=70,"Cukup","Kurang")))
✔Penjelasan Detail
- Kondisi disusun berurutan
- Excel membaca dari kiri ke kanan
Jika satu kondisi terpenuhi, IF berikutnya tidak dibaca
✔Tutorial Aman
- Tulis rumus di Notepad dulu
- Pindahkan ke Excel setelah rapi
- Hitung jumlah kurung buka & tutup
✔Implementasi Nyata
- Evaluasi kinerja karyawan
- Penilaian mutu produk
- Skor kepuasan pelanggan
✔Menurut Ahli
- Nasional: Dosen statistik Indonesia menyarankan maksimal 5-7 IF bertingkat.
- Internasional: Excel Bible menyarankan beralih ke IFS jika terlalu kompleks.
✅Mencegah Error Kurung IF
✔Error yang Sering Terjadi
- Kurung tutup kurang
- Kurung berlebih
- Salah urutan IF
✔Tips Teknis
- Gunakan Formula Bar agar terlihat jelas
- Tekan Alt + Enter untuk memecah baris
✔Contoh Penulisan Rapi
=IF(A1>=90,"A",
IF(A1>=80,"B",
IF(A1>=70,"C","D")))
✔Menurut Ahli
- Nasional: Trainer Excel Indonesia menyebut 70% error berasal dari kurung.
- Internasional: Microsoft merekomendasikan Formula Builder.
Seedbacklink untuk backlink berkualitas dan aman.
✅IF Bertingkat dengan AND
✔Fungsi AND
Semua syarat harus terpenuhi.
✔Rumus
=IF(AND(A1>=75,B1="Hadir"),"Lulus","Tidak Lulus")
✔Penjelasan
- Nilai cukup
- Kehadiran memenuhi
✔Implementasi
- Kelulusan siswa
- Evaluasi pegawai
- Validasi data
✔Menurut Ahli
- Nasional: Eko Prasetyo menyebut AND meningkatkan ketepatan keputusan.
- Internasional: Excel Function Guide merekomendasikan AND untuk validasi ganda.
✅IF Bertingkat dengan OR
✔Fungsi OR
Salah satu syarat saja cukup.
✔Rumus
=IF(OR(A1>=90,B1="Juara"),"Bonus","Tidak")
✔Contoh
Bonus diberikan jika:
- Nilai tinggi atau
- Status khusus
✔Menurut Ahli
- Nasional: Konsultan HR Indonesia menyebut OR cocok untuk kebijakan fleksibel.
- Internasional: Microsoft menyatakan OR memperluas skenario logika IF.
✅IF Bertingkat untuk Data Teks
✔Hal yang Perlu Diperhatikan
- Spasi
- Konsistensi penulisan
✔Rumus
=IF(A1="Pria","Laki-laki","Perempuan")
✔Implementasi
- Data penduduk
- Kategori pelanggan
- Segmentasi responden
✔Menurut Ahli
- Nasional: Dosen sistem informasi menyarankan validasi input teks.
- Internasional: Excel bersifat tidak peka huruf besar-kecil, tetapi peka spasi.
Baca Juga: 12 Tutorial Mengembalikan Chat WhatsApp yang Terhapus Tanpa Aplikasi Tambahan
✅IF Bertingkat untuk Sel Kosong
✔Fungsi ISBLANK
Menghindari hasil salah saat data belum diisi.
✔Rumus
=IF(ISBLANK(A1),"Belum Diisi",IF(A1>=75,"Lulus","Tidak"))
✔Implementasi
- Form nilai
- Laporan berkala
- Database input manual
✔Menurut Ahli
- Nasional: Praktisi data entry menyarankan pengecekan sel kosong.
- Internasional: Microsoft merekomendasikan ISBLANK untuk kontrol kualitas data.
✅Alternatif IF Bertingkat dengan IFS
✔Keunggulan IFS
- Lebih rapi
- Lebih mudah dibaca
- Minim error
✔Rumus
=IFS(A1>=90,"A",A1>=80,"B",A1>=70,"C",TRUE,"D")
✔Menurut Ahli
- Nasional: Trainer Excel menyarankan IFS untuk pemula.
- Internasional: Microsoft menyebut IFS sebagai pengganti nested IF.
✅Tips Profesional Menggunakan IF Bertingkat
✔Praktik Terbaik
- Jangan terlalu banyak IF
- Gunakan helper column
- Kombinasikan dengan VLOOKUP atau IFS
✔Menurut Ahli:
Nasional: Praktisi BI Indonesia menyebut kesederhanaan lebih stabil
Internasional: Excel MVP menyarankan desain logika sebelum menulis rumus.
Kesimpulan
Rumus IF bertingkat bukan soal hafalan, tetapi soal logika dan keteraturan. Dengan menyusun kondisi secara benar, menggunakan fungsi pendukung, dan menulis rumus secara rapi, pemula sekalipun bisa menggunakan IF bertingkat tanpa error dan tanpa stres.
Publisher/Penulis:
[Tim Redaksi portaljatim24.com (AZAA/KK)]
Referensi
Budi Raharjo - Belajar Microsoft Excel untuk Administrasi dan Analisis Data
Agus Saputra - Logika dan Fungsi Excel untuk Pemula
Eko Prasetyo - Praktik Excel dalam Dunia Kerja
Microsoft - Excel Functions Documentation (IF, AND, OR, IFS)
John Walkenbach - Excel Bible
Chandoo.org - Advanced Excel Formulas and Logical Functions
