10 Cara Lengkap Menghindari Penalti Point Shopee untuk Penjual Baru
![]() |
| (Ilustrasi penjual Shopee baru mengelola toko dengan aman untuk menghindari penalti point) |
Penalti point bukan sekadar angka akumulasi point bisa berdampak langsung pada peringkat produk, jangkauan promosi, fitur toko, hingga risiko penonaktifan akun. Mengetahui arti penalti point, dampaknya, dan cara menghindarinya secara sistematis adalah kunci agar toko tetap sehat, profesional, dan kompetitif di pasar digital.
Artikel ini membahas 10 cara lengkap langkah demi langkah - untuk membantu penjual baru menghindari penalti point serta membangun bisnis yang tahan uji di Shopee.
Baca Artikel Lainnya: Cara Lengkap Mengaktifkan Bebas Ongkir Tokopedia untuk Penjual Baru
✅Apa Itu Penalti Point Shopee dan Mengapa Penting Diketahui?
✔Pengertian Penalti Point Shopee
Penali point Shopee adalah mekanisme pemberian poin kepada penjual setiap kali terjadi pelanggaran terhadap aturan atau standar layanan platform. Poin ini terakumulasi dan kemudian digunakan sebagai indikator performa penjual di dalam ekosistem Shopee. Semakin tinggi penalti point, semakin besar pula dampak negatif yang akan diterima toko.
Poin penalti bisa diberikan untuk berbagai hal, termasuk keterlambatan pengiriman, pembatalan pesanan, tidak merespons chat pembeli secara konsisten, hingga pelanggaran terhadap peraturan produk.
Menurut Rudiantara, pakar ekonomi digital Indonesia, sistem penalti di marketplace bukan hanya alat kontrol, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap konsumen agar pengalaman berbelanja tetap berkualitas.
✔Dampak Penalti Point bagi Toko Baru
Penalti point yang menumpuk dapat membawa berbagai dampak serius, antara lain:
- Penurunan peringkat produk di hasil pencarian
- Pembatasan akses ke fitur promosi
- Penurunan kepercayaan pembeli
- Pembekuan fitur gratis ongkir
- Risiko penangguhan atau penonaktifan akun
Philip Kotler, pakar pemasaran internasional, menekankan bahwa kualitas layanan secara konsisten adalah pondasi utama membangun kepercayaan pelanggan di pasar digital.
Baca Juga: Blibli Error Saat Pembayaran? Berikut 10 Penyebab dan Solusinya
✅10 Cara Lengkap Menghindari Penalti Point Shopee untuk Penjual Baru
✔Memahami Kebijakan Shopee Secara Menyeluruh Sejak Awal
Tahap awal paling penting adalah memahami seluruh kebijakan dan aturan Shopee, termasuk larangan produk, standar pelayanan, prosedur pengiriman, serta etika komunikasi dengan pembeli.
Sering kali penjual baru mengunggah produk tanpa mengetahui bahwa produk tersebut tidak diperbolehkan, sehingga langsung mendapatkan penalti.
Pendapat Ahli:
Nofie Iman, pengamat e-commerce Indonesia, menyatakan bahwa membaca kebijakan marketplace adalah persiapan fundamental agar seller tidak “terjebak” dalam aturan yang seharusnya sudah diketahui sejak awal.
Contoh Kasus:
Penjual mengunggah produk bermerek tanpa izin resmi, kemudian mendapatkan penalti akibat pelanggaran kekayaan intelektual.
Solusi Praktis:
- Baca seluruh kebijakan penjual di Shopee sebelum memulai upload produk.
- Buat ringkasan aturan utama (mis. produk terlarang, standar foto produk, aturan pengiriman).
- Evaluasi aturan setiap bulan karena kebijakan marketplace dapat berubah.
✔Menghindari Pembatalan Pesanan oleh Penjual
Pembatalan pesanan oleh penjual merupakan salah satu penyebab penalti paling sering terjadi. Hal ini biasanya disebabkan oleh manajemen stok yang buruk atau kurangnya pengaturan operasional.
Pendapat Ahli:
Menurut David Rogers (Columbia Business School), kemampuan untuk memenuhi pesanan dengan konsisten adalah salah satu indikator utama kepercayaan pembeli dalam platform digital.
Contoh Kasus:
Stok barang belum diperbarui meskipun sudah terjual di offline shop, sehingga pesanan online harus dibatalkan.
Solusi Praktis:
- Update stok secara real-time setiap kali terjadi penjualan.
- Gunakan batas stok minimum untuk mencegah overselling.
- Tinjau ulang stok setiap pagi sebelum mulai berjualan.
Seedbacklink untuk backlink berkualitas dan aman.
✔Menjaga Ketepatan Waktu Pengiriman
Keterlambatan pengiriman adalah indikator rendahnya kualitas layanan. Shopee menetapkan waktu maksimal pemrosesan sesuai jenis produk dan kanal pengiriman tertentu.
Pendapat Ahli:
Jeff Bezos, pendiri Amazon, menekankan bahwa pengiriman cepat dan tepat adalah bagian penting dari pengalaman pelanggan, bukan sekadar masalah logistik.
Contoh Kasus:
Penjual mengalami penumpukan pesanan saat periode promo besar tetapi tidak menambah kapasitas pemrosesan.
Solusi Praktis:
- Siapkan stok siap kirim untuk barang yang cepat laku.
- Gunakan layanan pickup kurir.
- Evaluasi kapasitas packing harian dan tambah bantuan saat volume pesanan meningkat.
✔Menjaga Tingkat Respons Chat Tetap Tinggi
Tingkat respons chat yang lambat atau tidak konsisten dapat memicu penalti karena dianggap merugikan pengalaman pembeli.
Pendapat Ahli:
Menurut Hermawan Kartajaya, kecepatan respons adalah bagian dari profesionalisme layanan di era digital.
Contoh Kasus:
Penjual jarang membuka aplikasi, sehingga pertanyaan pembeli sering tidak terjawab lebih dari 2 jam.
Solusi Praktis:
- Aktifkan balasan otomatis di jam istirahat.
- Buat template jawaban untuk pertanyaan umum.
- Atur jadwal merespons chat minimal setiap 30 menit.
✔Menghindari Penjualan Produk Terlarang atau Sensitif
Shopee memiliki daftar produk yang dilarang dijual karena alasan hukum atau keamanan, seperti obat tanpa izin, produk ilegal, atau barang berbahaya.
Pendapat Ahli:
Yuswohady menekankan bahwa kepatuhan terhadap regulasi adalah syarat mutlak kelangsungan bisnis digital.
Contoh Kasus:
Penjual tidak menyadari bahwa suplemen tertentu membutuhkan izin resmi dan akhirnya menerima penalti.
Solusi Praktis:
- Periksa status legal produk sebelum dijual.
- Lengkapi izin yang diperlukan untuk produk kesehatan/obat.
- Hindari produk yang rawan masalah hukum.
✔Menjaga Akurasi Informasi Produk
Informasi produk yang tidak lengkap atau menyesatkan dapat membuat pembeli mengajukan komplain, yang kemudian berdampak pada penalti point.
Pendapat Ahli:
Menurut Kotler & Keller, deskripsi produk yang akurat berperan penting dalam mengatur ekspektasi pembeli.
Contoh Kasus:
Pembeli mengembalikan barang karena ukuran tidak sesuai dengan yang tertera.
Solusi Praktis:
- Cantumkan ukuran, berat, bahan, dan fitur secara jelas.
- Gunakan foto produk yang representatif dari berbagai sisi.
- Tambahkan FAQ pada deskripsi jika perlu.
✔Mengelola Performa Ulasan dan Rating
Rating rendah dan ulasan negatif yang menumpuk dapat menurunkan performa toko dan memicu penalti tidak langsung melalui penurunan kepercayaan pembeli.
Pendapat Ahli:
Shep Hyken, pakar customer experience internasional, menyatakan bahwa rating adalah cerminan pengalaman konsumen yang menentukan preferensi pembeli baru.
Contoh Kasus:
Beberapa pelanggan memberi rating 1 bintang karena packaging rusak.
Solusi Praktis:
- Jaga kualitas packing agar aman sampai tujuan.
- Tanggapi ulasan negatif dengan sopan dan solutif.
- Tindaklanjuti komplain dengan kompensasi wajar jika perlu.
✔Memperhatikan Ketentuan Promo Shopee
Saat mengikuti promo atau program diskon Shopee, penjual wajib memenuhi syarat khusus supaya tidak terkena penalti.
Pendapat Ahli:
Menurut Avinash Kaushik, pengamat pemasaran digital internasional, promosi tanpa perencanaan dapat menyebabkan penurunan kualitas layanan jika volume tidak terkelola.
Contoh Kasus:
Penjual ikut promo besar tetapi tidak mengatur stok dan kapasitas packing → keterlambatan pengiriman.
Solusi Praktis:
- Tentukan stok khusus untuk promo
- Evaluasi kapasitas packing dan kurir sebelum periode promo
- Monitor penjualan real-time saat promo berlangsung
Baca Juga: Kenapa Produk Shopee Tidak Muncul di Pencarian dan Cara Mengatasinya Secara Efektif
✔Menjaga Etika Berkomunikasi dengan Pembeli
Interaksi yang tidak tepat dengan pembeli, seperti bahasa ofensif atau janji yang tidak realistis, dapat berujung komplain dan penalti.
Pendapat Ahli:
Dale Carnegie pernah menyatakan bahwa cara berkomunikasi yang baik memengaruhi loyalitas pelanggan lebih dari sekadar harga.
Contoh Kasus:
Penjual membalas chat pembeli dengan kata kasar karena komplain.
Solusi Praktis:
- Gunakan bahasa sopan dan profesional
- Tanggapi komplain dengan empati
- Jangan menjanjikan sesuatu yang tidak bisa dipenuhi
✔Melakukan Evaluasi dan Perbaikan Berkala
Penjual yang tidak melakukan evaluasi terhadap performa toko dan operasional berisiko mengulang kesalahan yang sama dan terkena penalti berulang.
Pendapat Ahli:
Menurut Peter Drucker, evaluasi berkala adalah salah satu prinsip manajemen yang mencegah kegagalan sistemik.
Contoh Kasus:
Penjual tidak mengevaluasi laporan penjualan bulanan sehingga tidak tahu ada tren peningkatan komplain.
Solusi Praktis:
- Pantau laporan penjualan dan ulasan mingguan
- Identifikasi pola masalah dan buat rencana perbaikan
- Atur SOP internal berdasarkan evaluasi
Kesimpulan
Menghindari penalti point Shopee bukan sekadar soal “patuh aturan”, tetapi juga tentang membangun toko yang profesional, efisien, dan berorientasi pada pengalaman pelanggan.
Dengan memahami mekanisme penalti, menerapkan solusi yang tepat, serta melakukan evaluasi berkala, penjual baru dapat mengurangi risiko penalti sekaligus meningkatkan kepercayaan pembeli.
Publisher/Penulis:
[Tim Redaksi portaljatim24.com (AZAA/KK)]
Daftar Referensi
Rudiantara - Pakar Ekonomi Digital Indonesia
Philip Kotler - Pakar Pemasaran Internasional
Nofie Iman - Pengamat E-commerce Indonesia
David Rogers - Columbia Business School
Jeff Bezos - Pendiri Amazon
Hermawan Kartajaya - Pakar Marketing Indonesia
Yuswohady - Penulis dan Analis Bisnis Digital
Kotler & Keller - Teori Pemasaran
Shep Hyken - Pakar Customer Experience
Avinash Kaushik - Marketing Digital Analyst
Dale Carnegie - Teori Komunikasi dan Customer Relations
Peter Drucker - Manajemen Modern
