KKN UNIKAMA Dukung Kesehatan Warga Wonorejo melalui Posyandu Moringa dan Posyandu Jiwa
![]() |
| ( Foto: Kegiatan KKN Unikama di Desa Wonorejo) |
Portaljatim24.com-Malang, 4 -18 Agustus 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN REGULER) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) turut aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat di Desa Wonorejo, Dusun Blandit. Kegiatan tersebut mencakup pelayanan Posyandu Moringa bagi balita, anak-anak, dan lansia serta Posyandu Jiwa bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan mental.
Berbagai layanan masyarakat yang tersedia di Desa Wonorejo, Dusun Blandit, tersebut mempermudah masyarakat dalam memperoleh pemeriksaan kesehatan, baik untuk memantau kesehatan lansia maupun tumbuh kembang anak-anak dan balita. Selain itu, Desa Wonorejo juga menghadirkan layanan Posyandu Jiwa bagi masyarakat Wonorejo yang mengalami masalah kesehatan mental.
Mahasiswa KKN Aktif dalam Pelayanan Posyandu Moringa
Kegiatan Posyandu Moringa yang berlangsung pada 4 Agustus 2026 menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Reguler UNIKAMA kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat mengetahui kondisi tumbuh kembang anak-anak, balita, sekaligus kesehatan lansia.
Kegiatan Posyandu dimulai dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Pelayanan diawali dengan mendata dan melakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, serta lingkar kepala balita dan anak-anak. Kegiatan selanjutnya disusul dengan pemeriksaan kesehatan bagi orang tua atau lansia.
Pada kelompok balita dan anak-anak, kegiatan Posyandu meliputi pemantauan pertumbuhan dan perkembangan melalui penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pencatatan kondisi kesehatan.
Kegiatan tersebut membantu orang tua mengetahui perkembangan anak secara berkala sekaligus menjadi langkah awal dalam mendeteksi apabila terdapat kondisi yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.
Sementara itu, bagi lansia, kegiatan Posyandu menjadi sarana untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bentuk pemantauan kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran lansia mengenai pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut.
Keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan Posyandu Moringa dilakukan melalui pendampingan dan membantu kader selama proses pelayanan berlangsung. Mahasiswa KKN UNIKAMA turut membantu mengarahkan peserta, mendukung proses penimbangan dan pengukuran, serta membantu mencatat dan mendata hasil pemeriksaan.
Kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa KKN UNIKAMA untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Selain menjalankan program pengabdian, mahasiswa dapat memahami berbagai kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan serta pentingnya keberadaan Posyandu sebagai pelayanan kesehatan berbasis masyarakat.
Melalui kegiatan Posyandu Moringa, mahasiswa KKN Reguler berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Kolaborasi antara kader Posyandu, masyarakat, dan mahasiswa diharapkan dapat terus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan peduli terhadap kesehatan sejak usia anak hingga lansia.
KKN UNIKAMA Dukung Posyandu Jiwa di Desa Wonorejo
![]() |
| (Foto: Posyandu Kesehatan Jiwa di Desa Wonorejo) |
Selain pelayanan Posyandu Moringa, mahasiswa KKN Reguler UNIKAMA juga terlibat dalam kegiatan Posyandu Jiwa yang dilaksanakan pada 18 Agustus 2026.
Kehadiran Posyandu Jiwa menjadi bagian dari layanan masyarakat di Desa Wonorejo, Dusun Blandit, khususnya bagi masyarakat Wonorejo yang mengalami kesehatan mental.
Kegiatan pengabdian yang dilakukan mahasiswa KKN Reguler UNIKAMA tersebut dapat meninjau seberapa banyak masyarakat Wonorejo yang mengalami gangguan mental, baik kecil ataupun besar.
Kegiatan pengabdian berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB dengan berbagai susunan agenda. Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, senam, penyuluhan, pemberian pelatihan dalam menerapkan kegiatan sehari-hari, pelatihan motorik, serta memfasilitasi digitalisasi marketing untuk penyintas ODGJ.
Penyuluhan di Posyandu Jiwa disampaikan oleh salah satu dokter Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang serta dibantu oleh beberapa mahasiswa dari universitas lainnya, seperti UM dan POLKESMA.
Di samping itu, kegiatan Posyandu Jiwa juga memberikan pelatihan dalam menerapkan kegiatan sehari-hari, seperti membersihkan lingkungan, potong kuku, serta mencuci tangan sesuai prosedur enam langkah.
Selanjutnya, kegiatan melatih motorik penyintas ODGJ berfungsi untuk mengasah stimulasi atau terapi okupasi.
Terdapat juga pelatihan kegiatan sehari-hari yang membantu memulihkan kegiatan yang dulu pernah dilakukan sebelum menjadi ODGJ. Menerapkan stimulus sehari-hari dapat membantu penyintas ODGJ sembuh, meskipun memerlukan waktu yang tidak sebentar.
Selain itu, terdapat pelatihan digitalisasi marketing untuk penyintas ODGJ. Melalui pelatihan digital marketing, hasil karya penyintas ODGJ dapat dipasarkan melalui digital market.
Sebab, berkarya tidak melihat siapa yang berkarya, akan tetapi nilai estetika karya yang akan menjadi titik perhatian pembeli.
Pengabdian Mahasiswa KKN Mencakup Kesehatan Fisik dan Mental
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posyandu Moringa dan Posyandu Jiwa menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan fisik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan mental.
Melalui pendampingan, edukasi, dan berbagai aktivitas yang dilakukan, mahasiswa KKN Reguler UNIKAMA diharapkan dapat membantu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mental serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih peduli dan mendukung bagi penyintas ODGJ.
Kegiatan Posyandu Moringa dan Posyandu Jiwa sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara mahasiswa, kader Posyandu, tenaga kesehatan, masyarakat, serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Reguler UNIKAMA tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga mendapatkan pengalaman berinteraksi secara langsung dengan masyarakat dan memahami berbagai kebutuhan masyarakat dalam bidang kesehatan.
Kolaborasi yang dilakukan diharapkan dapat terus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat dan peduli terhadap kesehatan, mulai dari usia anak-anak dan balita, lansia, hingga masyarakat yang membutuhkan perhatian terhadap kesehatan mental.
Publisher/Editor:
[Tim Redaksi portaljatim24.com (AZAA/KK)]

