IDE UMKM: Daftar Resep dan Khasiat Jamu Tradisional untuk Melancarkan Menstruasi 2025

Artikel ini membahas resep jamu tradisional, khasiatnya, tips produksi, hingga pandangan para ahli sehingga dapat menjadi panduan lengkap UMKM.

(ilustrasi 3D kartun jamu tradisional untuk melancarkan haid)
PortalJatim24.com - TutorialJamu tradisional telah menjadi warisan budaya Indonesia yang tak ternilai harganya. Salah satu manfaat jamu yang banyak dicari perempuan adalah untuk melancarkan haid. Siklus menstruasi yang tidak teratur atau disertai rasa nyeri kerap mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam dunia usaha, jamu untuk melancarkan haid memiliki potensi besar menjadi produk UMKM unggulan karena permintaan yang stabil dan berbasis bahan alami.

Artikel ini membahas resep jamu tradisional, khasiatnya, tips produksi, hingga pandangan para ahli sehingga dapat menjadi panduan lengkap bagi pelaku UMKM 2025.

Baca Artikel Lainnya: Panduan UMKM:Daftar Resep Jamu Herbal Alami untuk Penyakit Lambung Beserta Khasiatnya

Mengapa Jamu Tradisional untuk Melancarkan Haid Diminati Pasar

-Jamu tradisional melancarkan haid populer karena:

-Terbuat dari bahan alami sehingga minim efek samping jika dikonsumsi dengan benar.

-Memiliki nilai budaya dan kepercayaan yang kuat di masyarakat.

-Pasar yang jelas, yaitu perempuan usia remaja hingga dewasa.

-Tren back to nature yang semakin menguat pasca-pandemi.

Pendapat Ahli:

Menurut Dr. Sri Wahyuni, Sp.OG, spesialis obstetri dan ginekologi di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, “Bahan herbal seperti kunyit dan jahe memiliki efek antiinflamasi dan mampu membantu relaksasi otot rahim, sehingga dapat melancarkan aliran darah menstruasi.”

Daftar Resep Jamu Tradisional untuk Melancarkan Haid

✔Jamu Kunyit Asam

Bahan:

200 gram kunyit segar

100 gram asam jawa

2 liter air

200 gram gula merah

Cara Membuat:

-Cuci bersih kunyit, kupas, lalu haluskan atau blender.

-Rebus kunyit bersama air hingga mendidih.

-Masukkan asam jawa dan gula merah, aduk rata.

-Saring, lalu sajikan hangat atau dingin.

Khasiat:

Kunyit mengandung kurkumin yang membantu mengurangi nyeri haid dan melancarkan aliran darah.

Pendapat Ahli:

Menurut Prof. Ir. Made Astawan, MS, ahli pangan IPB, “Kurkumin pada kunyit dapat menstimulasi kontraksi rahim secara alami, sehingga membantu memperlancar menstruasi.”

✔Jamu Sambiloto dan Jahe Merah

Bahan:

50 gram daun sambiloto segar

100 gram jahe merah

500 ml air

Madu secukupnya

Cara Membuat:

-Cuci daun sambiloto dan jahe merah hingga bersih.

-Rebus semua bahan hingga air berkurang setengah.

-Saring, lalu tambahkan madu untuk mengurangi rasa pahit.

Khasiat:

Sambiloto membantu melancarkan sirkulasi darah, sedangkan jahe merah memberikan efek hangat yang merelaksasi otot rahim.

Pendapat Ahli:

Dr. Ratna Dewi, M.Sc, herbalis klinis, menjelaskan, “Jahe merah mengandung gingerol yang bersifat antispasmodik sehingga efektif meredakan kram perut saat menstruasi.”

✔Wedang Kayu Manis dan Cengkeh

Bahan:

3 batang kayu manis

5 butir cengkeh

500 ml air

Madu secukupnya

Cara Membuat:

-Rebus kayu manis dan cengkeh hingga harum.

-Tambahkan madu sebelum disajikan.

Khasiat:

Kayu manis membantu menstabilkan hormon dan mengatur siklus menstruasi.

Pendapat Ahli:

Menurut National Center for Biotechnology Information (NCBI), ekstrak kayu manis dapat membantu mengurangi perdarahan berlebih saat menstruasi sekaligus memperbaiki ketidakteraturan siklus haid.

✔Jamu Daun Sirih dan Temulawak

Bahan:

5 lembar daun sirih

100 gram temulawak

700 ml air

Cara Membuat:

-Rebus semua bahan hingga air menyusut setengahnya.

-Saring dan minum hangat.

Khasiat:

Daun sirih memiliki sifat antiseptik, sedangkan temulawak membantu memperbaiki metabolisme tubuh dan sirkulasi darah.

Pendapat Ahli:

Dr. Nani Suryani, Ph.D, peneliti jamu dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat (B2P2TOOT), mengatakan, “Kombinasi sirih dan temulawak tidak hanya bermanfaat untuk reproduksi, tapi juga menjaga kebersihan organ intim dari infeksi bakteri.”

✔Jamu Kencur dan Kunyit Putih

Bahan:

50 gram kencur

50 gram kunyit putih

500 ml air

Cara Membuat:

-Kupas dan iris kencur serta kunyit putih.

-Rebus hingga air berkurang.

-Saring dan minum hangat.

Khasiat:

Kencur bersifat antiinflamasi dan kunyit putih membantu mengurangi nyeri berlebih.

Pendapat Ahli:

Menurut Herbal Pharmacology Journal, kunyit putih memiliki kandungan curcumin dan antioksidan yang membantu menjaga kesehatan rahim.

Baca Juga: Panduan UMKM: 10 Resep dan Khasiat Jamu Tradisional Cocok untuk Ide Produk Usaha

Tips Produksi Jamu untuk UMKM

-Gunakan bahan segar agar kualitas rasa dan khasiat terjaga.

-Standarisasi resep untuk konsistensi produk.

-Kemasan higienis seperti botol kaca atau pouch alumunium foil.

-Sertifikasi PIRT dan BPOM untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.

-Branding dan promosi online di media sosial dan marketplace.

Pendapat Ahli Bisnis:

Menurut Rhenald Kasali, Ph.D, pakar manajemen, “UMKM berbasis kearifan lokal seperti jamu memiliki daya saing tinggi jika dikemas modern dan memenuhi regulasi.”

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah jamu melancarkan haid aman untuk remaja?

Aman jika bahan alami digunakan sesuai takaran dan tidak berlebihan.

Berapa lama efek jamu mulai terasa?

Umumnya 1-3 hari setelah konsumsi rutin.

Apakah bisa dikonsumsi bersamaan dengan obat medis?

Sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk menghindari interaksi obat.

Kesimpulan

Jamu tradisional untuk melancarkan haid tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan perempuan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai ide bisnis UMKM 2025. Dengan bahan alami, resep yang teruji, dan sentuhan kemasan modern, produk ini dapat menarik pasar lokal maupun internasional. Dukungan pendapat ahli membuktikan bahwa manfaat jamu tidak sekadar mitos, tetapi memiliki dasar ilmiah yang kuat.

Baca Juga: 10 Jenis Bahan Alami yang Cocok untuk Ide Produk UMKM Paling Diminati 2025

Publisher/Penulis:[Tim Redaksi portaljatim24.com (AZAA/KK)]

Referensi

Sri Wahyuni, Sp.OG. (2023). Pengaruh Bahan Herbal terhadap Kesehatan Reproduksi Wanita. RSUP Dr. Sardjito.

Made Astawan, MS. (2024). Kandungan Kurkumin pada Kunyit dan Khasiatnya. IPB Press.

Ratna Dewi, M.Sc. (2022). Efek Jahe Merah terhadap Nyeri Menstruasi. Herbal Medicine Journal.

National Center for Biotechnology Information (NCBI). (2021). Cinnamon and Menstrual Health.

B2P2TOOT. (2023). Penelitian Khasiat Daun Sirih dan Temulawak.

Herbal Pharmacology Journal. (2024). Turmeric White Extract Benefits for Uterine Health.

Rhenald Kasali, Ph.D. (2024). Strategi UMKM Berbasis Produk Tradisional. UI Publishing.