Parah! OTT KPK: Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel Diduga Lakukan Pemerasan Sertifikasi K3

Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel terjaring OTT KPK terkait dugaan pemerasan sertifikasi K3. KPK amankan 14 orang dan 22 kendaraan.

(Sketsa 3D Wamenaker RI Immanuel Ebenezer dalam rapat resmi)
PortalJatim24.com - Berita Terkini - Kabar mengejutkan datang dari Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer, yang akrab disapa Noel. Ia ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan perusahaan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penangkapan ini menambah daftar panjang pejabat negara yang terseret kasus korupsi.

Baca Berita Lainnya: Kasus Bansos Rp200 Miliar: Kakak Hary Tanoe dan Dua Korporasi Dijerat KPK

KPK Tangkap Noel Bersama Belasan Orang

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya OTT terhadap Noel. Ia menyebut, penangkapan tersebut berkaitan langsung dengan dugaan pemerasan.

“Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3,” ujar Fitroh, Kamis (21/8/2025).

Dalam operasi tersebut, jumlah pihak yang diamankan bervariasi sesuai keterangan resmi KPK. Jubir KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan ada 14 orang yang diamankan, termasuk Noel.

“Tim telah mengamankan 14 orang dan juga barang bukti kendaraan 15 roda empat dan kendaraan roda dua (tujuh motor),” kata Budi di gedung KPK, Jakarta Selatan.

Selain itu, Fitroh menegaskan dugaan pemerasan ini bukan kasus baru. “Sudah berlangsung lama dan cukup besar,” tambahnya.

Baca Juga: Pemkab Malang Pastikan Tidak Ada Kenaikan PBB Tahun 2025, Tarif Pajak Tetap Sesuai Aturan

Barang Bukti dan Aparat Lain yang Terjaring

Dalam OTT di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), KPK juga menyita 22 kendaraan, terdiri dari 15 mobil dan 7 sepeda motor. Sumber dari aparat penegak hukum menyebutkan, selain Noel, ada juga pejabat eselon II Kemnaker yang ikut diamankan.

Menurut laporan awal, total pihak yang terseret dalam operasi ini bisa mencapai 20 orang. Kini, mereka berstatus terperiksa. Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum terhadap para pihak yang ditangkap.

Noel Sebelumnya Jadi Sorotan Publik

Sebelum kasus ini mencuat, Noel sudah sering menjadi bahan perbincangan publik. Salah satunya ketika ia menanggapi tren tagar #KaburAjaDulu di media sosial. Alih-alih memberikan solusi, Noel justru menyatakan warga dipersilakan pergi bekerja ke luar negeri bahkan jika tidak kembali. Pernyataan tersebut menuai kritik keras dari masyarakat.

Profil Singkat Immanuel Ebenezer

Immanuel Ebenezer lahir di Riau, 22 Juli 1975. Ia dikenal sebagai politikus Partai Gerindra yang namanya melambung setelah memimpin relawan Jokowi Mania (Joman) pada Pilpres 2019. Noel dikenal vokal, militan, dan kerap membela Joko Widodo.

Kariernya juga mencatat beberapa posisi strategis, di antaranya:

-Komisaris Utama PT Mega Eltra (anak usaha BUMN Pupuk Indonesia) pada 2021–Maret 2022.

-Aktif dalam relawan politik, dari mendukung Ganjar Pranowo lewat Ganjar Mania, hingga kemudian beralih mendukung Prabowo Subianto setelah Gibran Rakabuming Raka resmi menjadi cawapres.

-Namun, perjalanan politik Noel juga sering kontroversial. Pada Februari 2022, ia menjadi saksi meringankan dalam sidang kasus terorisme Munarman.

Harta Kekayaan Noel

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Noel memiliki harta senilai Rp 17,62 miliar tanpa utang.

-Tanah dan bangunan: Rp 12,15 miliar (lima aset di Depok dan Bogor).

-Alat transportasi: Rp 3,34 miliar, termasuk Toyota Land Cruiser 2023 senilai Rp 2,3 miliar.

-Kas dan setara kas: Rp 2,03 miliar.

-Harta bergerak lainnya: Rp 109,5 juta.

Karier Politik Noel di Ujung Tanduk

Dengan terjaringnya Noel dalam OTT KPK, masa depan politiknya kini berada di ujung tanduk. Publik menunggu langkah KPK dalam 24 jam ke depan, apakah Noel akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

Kasus ini juga semakin menambah sorotan publik terhadap integritas pejabat negara, khususnya di sektor ketenagakerjaan.


 Publisher:

[Tim Redaksi portaljatim24.com (AZAA/KK)]