12 Rumus Excel Menghitung Total Berdasarkan Kriteria untuk Pemula
![]() |
| (Ilustrasi 3D kartun realistis penggunaan rumus Excel menghitung total berdasarkan kriteria) |
Bagi pemula, fungsi ini sering terlihat rumit karena melibatkan logika, kondisi, dan struktur data. Padahal, jika dipelajari secara bertahap, rumus-rumus ini justru sangat efisien dan meminimalkan kesalahan perhitungan manual.
Artikel ini membahas 12 rumus Excel menghitung total berdasarkan kriteria dengan penjelasan mendalam, sistematis, dan mudah dipraktikkan.
Baca Artikel Lainnya: Panduan Dasar Analisis Regresi Linear SPSS Step by Step untuk Penelitian Mahasiswa
✅Konsep Dasar Perhitungan Bersyarat di Excel
Perhitungan bersyarat adalah proses menjumlahkan data berdasarkan syarat tertentu, seperti kategori, nilai minimum, teks, tanggal, atau kombinasi beberapa kondisi.
Menurut Prof. Sugiyono (Akademisi Metodologi Penelitian Indonesia),
“Pengolahan data yang baik harus mampu menyaring informasi berdasarkan kriteria agar hasil analisis lebih akurat dan relevan.”
Sementara Microsoft Excel Documentation menyebutkan bahwa fungsi bersyarat membantu pengguna mengelola data besar secara efisien dan konsisten.
✅SUM - Menjumlahkan Data Tanpa Kriteria
✔Fungsi dan Tujuan
SUM adalah fungsi dasar untuk menjumlahkan seluruh nilai dalam suatu rentang sel.
✔Contoh Rumus
=SUM(B2:B10)
✔Implementasi
Digunakan untuk menghitung total nilai, total penjualan, atau total skor sebelum menerapkan kriteria tertentu.
✅SUMIF - Total dengan Satu Kriteria
✔Fungsi SUMIF
SUMIF digunakan untuk menjumlahkan data berdasarkan satu kondisi tertentu.
✔Contoh Kasus
Menjumlahkan total penjualan produk “A”.
=SUMIF(A2:A10,"Produk A",B2:B10)
✔Implementasi
Sangat umum digunakan dalam laporan penjualan, rekap absensi, dan data administrasi sederhana.
Menurut Microsoft MVP Excel, SUMIF adalah fungsi paling efisien untuk analisis data bersyarat tingkat dasar.
Baca Juga: 12 Cara Mengatasi Rumus Excel Tidak Berfungsi Padahal Sudah Benar
✅SUMIF dengan Operator Logika
✔Fungsi
Menghitung total dengan kondisi numerik seperti lebih besar atau lebih kecil dari nilai tertentu.
✔Contoh
Menjumlahkan nilai di atas 80:
=SUMIF(B2:B10,">80")
✔Implementasi
Sering digunakan dalam analisis nilai akademik dan evaluasi kinerja.
✅SUMIFS - Total dengan Banyak Kriteria
✔Fungsi SUMIFS
SUMIFS digunakan ketika data perlu dijumlahkan berdasarkan lebih dari satu kriteria.
✔Contoh
Menjumlahkan penjualan Produk A di bulan Januari.
=SUMIFS(D2:D10,A2:A10,"Produk A",B2:B10,"Januari")
✔Implementasi
Cocok untuk laporan keuangan, data penjualan multikategori, dan laporan bulanan
✅SUMIFS dengan Rentang Tanggal
✔Fungsi
Menghitung total data berdasarkan periode waktu tertentu.
✔Contoh
=SUMIFS(C2:C20,A2:A20,">=01/01/2025",A2:A20,"<=31/01/2025")
✔Implementasi
Digunakan dalam laporan keuangan, jurnal transaksi, dan rekap bulanan.
✅SUMPRODUCT - Perhitungan Fleksibel Bersyarat
✔Fungsi SUMPRODUCT
SUMPRODUCT memungkinkan perhitungan bersyarat tanpa harus menggunakan fungsi IF terpisah.
✔Contoh
=SUMPRODUCT((A2:A10="Produk A")*(B2:B10))
✔Implementasi
Sangat berguna ketika struktur data tidak mendukung SUMIF atau SUMIFS.
Menurut John Walkenbach (Excel Expert Internasional), SUMPRODUCT adalah salah satu fungsi paling fleksibel dalam Excel.
✅SUM dengan IF (Array Formula)
✔Fungsi
Menggabungkan SUM dan IF untuk menghitung total dengan kondisi logika.
✔Contoh
=SUM(IF(A2:A10="Lulus",B2:B10))
✔Implementasi
Digunakan untuk analisis nilai dan data berbasis status.
Seedbacklink untuk backlink berkualitas dan aman.
✅SUBTOTAL untuk Data Terfilter
✔Fungsi SUBTOTAL
Menghitung total hanya dari data yang terlihat setelah difilter.
✔Contoh
=SUBTOTAL(9,B2:B20)
✔Implementasi
Sangat efektif untuk laporan interaktif dan dashboard.
✅AGGREGATE - Versi Lanjutan SUBTOTAL
✔Fungsi
Menghitung total dengan mengabaikan error atau baris tersembunyi.
✔Contoh
=AGGREGATE(9,5,B2:B20)
✔Implementasi
Digunakan pada data besar yang rawan error.
✅SUMIF dengan Wildcard
✔Fungsi
Menjumlahkan data berdasarkan teks sebagian.
✔Contoh
=SUMIF(A2:A10,"*Laptop*",B2:B10)
✔Implementasi
Bermanfaat untuk pencarian data berbasis kata kunci.
✅SUMIFS dengan Sel Referensi
✔Fungsi
Menggunakan nilai kriteria dari sel lain.
✔Contoh
=SUMIFS(B2:B10,A2:A10,E1)
✔Implementasi
Mempermudah pembuatan laporan dinamis.
Baca Juga: 12 Tutorial Lengkap Uji Validitas Menggunakan SPSS untuk Penelitian Mahasiswa
✅Kombinasi SUMIFS dan IFERROR
✔Fungsi
Mencegah error ketika data tidak ditemukan.
✔Contoh
=IFERROR(SUMIFS(B2:B10,A2:A10,"Produk X"),0)
✔Implementasi
Digunakan pada laporan profesional agar tampilan tetap rapi.
✅Kesalahan Umum Pemula dan Solusinya
- Format angka tidak konsisten
- Rentang data tidak sejajar
- Salah penggunaan tanda kutip
- Data teks mengandung spasi tersembunyi
Menurut ExcelJet (Internasional), lebih dari 60% error SUMIF disebabkan oleh format data yang tidak seragam.
Kesimpulan
Menguasai rumus Excel untuk menghitung total berdasarkan kriteria adalah keterampilan inti bagi pemula. Dengan memahami fungsi SUMIF, SUMIFS, SUMPRODUCT, hingga AGGREGATE, pengguna dapat mengolah data secara lebih cepat, akurat, dan profesional.
Referensi
Microsoft Learn - Excel Functions Documentation
John Walkenbach, Excel Bible
ExcelJet - Conditional Summing Guide
Sugiyono - Metode Penelitian Kuantitatif
Daryanto- Sistem Informasi Manajemen
