12 Tutorial Lengkap Uji Validitas Menggunakan SPSS untuk Penelitian Mahasiswa
![]() |
| (Ilustrasi hasil uji validitas SPSS valid dan siap digunakan penelitian) |
Artikel ini menyajikan panduan lengkap, sistematis, dan praktis, mulai dari konsep uji validitas, jenis-jenisnya, langkah teknis di SPSS, contoh perhitungan, hingga cara membaca hasil sesuai standar akademik.
Baca Artikel Lainnya: 10 Cara Menggunakan Rumus IF Bertingkat di Excel untuk Pemula Tanpa Error
✅Pengertian Uji Validitas dalam Penelitian
✔Definisi Uji Validitas
Uji validitas adalah proses pengujian untuk mengetahui sejauh mana item pertanyaan dalam instrumen penelitian mampu mengukur variabel yang diteliti.
Contoh:
- Jika variabel penelitian adalah motivasi belajar, maka item:
“Saya tetap belajar meskipun tidak ada ujian”
- harus benar-benar merepresentasikan motivasi belajar, bukan sekadar kebiasaan.
Cara / Implementasi:
Menyusun item berdasarkan indikator teori
Mengumpulkan data responden
Menguji hubungan item dengan skor total menggunakan SPSS
Menurut Ahli:
- Nasional: Sugiyono menyatakan validitas menunjukkan ketepatan alat ukur.
- Internasional: Anastasi & Urbina menyebut validitas sebagai dasar interpretasi skor.
✅Pentingnya Uji Validitas bagi Penelitian Mahasiswa
✔Alasan Uji Validitas Wajib
Uji validitas memastikan data yang dikumpulkan tidak menyimpang dari tujuan penelitian.
Contoh:
Kuesioner dengan 20 item, jika 5 item tidak valid, maka item tersebut harus dihapus sebelum analisis lanjutan.
Cara / Implementasi:
- Lakukan uji validitas sebelum uji reliabilitas
- Hanya gunakan item yang valid dalam analisis
Menurut Ahli:
- Nasional: Riduwan menegaskan uji validitas adalah syarat mutlak penelitian kuantitatif.
- Internasional: Kerlinger menyebut validitas sebagai inti penelitian ilmiah.
Baca Juga: Tutorial Lengkap SPSS untuk Pemula dari Nol Sampai Bisa
✅Jenis Validitas yang Digunakan dalam Penelitian
✔Validitas Isi
Validitas berdasarkan kesesuaian item dengan teori.
Contoh:
Item dikonsultasikan kepada dosen ahli atau pakar bidang terkait.
Cara:
Gunakan penilaian pakar (expert judgment) sebelum penyebaran kuesioner.
✔Validitas Empiris
Validitas berdasarkan data responden.
Contoh:
Item dinilai valid jika memiliki korelasi tinggi dengan skor total.
Cara:
Uji menggunakan korelasi Pearson atau Corrected Item-Total Correlation di SPSS.
Menurut Ahli:
- Nasional: Sugiyono menyebut validitas empiris paling umum digunakan mahasiswa.
- Internasional: Cohen menilai validitas empiris paling objektif.
✅Jenis Uji Validitas Menggunakan SPSS
✔Korelasi Pearson Product Moment
Contoh:
Mengukur hubungan antara skor item P1 dengan total skor variabel.
Cara:
- Klik Analyze
- Pilih Correlate
- Klik Bivariate
- Masukkan item dan skor total
- Pilih Pearson
- Klik OK
✔Corrected Item-Total Correlation
Contoh:
Item P3 memiliki nilai korelasi 0,45 → dinyatakan valid.
Cara:
Digunakan melalui menu Reliability Analysis di SPSS.
Menurut Ahli:
- Nasional: Imam Ghozali merekomendasikan metode ini untuk skripsi.
- Internasional: Pallant menyebut metode ini paling praktis.
✅Syarat Data Sebelum Uji Validitas
✔Ketentuan Data
- Skala data konsisten
- Tidak ada data kosong ekstrem
- Responden cukup
Contoh:
Jika responden 30 orang, maka setiap item harus memiliki 30 nilai.
Cara:
Cek data di Data View
Gunakan Descriptive Statistics untuk memastikan data lengkap
Menurut Ahli:
- Nasional: Sarwono menekankan pentingnya kebersihan data.
- Internasional: IBM SPSS menyebut data bersih menghasilkan output akurat.
Seedbacklink untuk backlink berkualitas dan aman.
✅Cara Menginput Data Kuesioner ke SPSS
✔Pengaturan Variable View
Contoh:
- Name: P1
- Type: Numeric
- Measure: Scale
Cara:
- Buka SPSS
- Klik Variable View
- Isi nama item satu per satu
- Pindah ke Data View untuk input data
Menurut Ahli:
- Nasional: Sugiyono menyarankan penamaan variabel sederhana.
- Internasional: Pallant menekankan konsistensi skala.
✅Langkah Uji Validitas Menggunakan SPSS
✔Tutorial Lengkap
- Klik Analyze
- Pilih Scale
- Klik Reliability Analysi
- Masukkan semua item
- Klik Statistics
- Centang Item dan Scale
- Klik OK
Contoh:
Output menampilkan nilai Corrected Item-Total Correlation untuk tiap item.
Menurut Ahli:
- Nasional: Ghozali menyebut menu ini paling efisien.
- Internasional: IBM menyatakan prosedur ini standar internasional.
✅Kriteria Item Valid dan Tidak Valid
✔Dasar Penilaian
- r hitung > r tabel atau
- Corrected Item-Total Correlation > 0,30
Contoh:
Nilai korelasi item = 0,52 → item valid.
Cara:
Bandingkan nilai korelasi item dengan kriteria.
Menurut Ahli:
- Nasional: Riduwan menggunakan batas 0,30.
- Internasional: DeVellis menyarankan korelasi moderat.
✅Cara Membaca Output Uji Validitas SPSS
✔Bagian Penting Output
- Corrected Item-Total Correlation
- Cronbach’s Alpha if Item Deleted
Contoh:
Item dengan korelasi 0,18 → sebaiknya dihapus.
Cara:
Fokus pada kolom korelasi item terhadap total.
Menurut Ahli:
- Nasional: Sarwono menyarankan interpretasi berbasis logika.
- Internasional: Pallant menekankan pemahaman output.
Baca Juga: 10 Cara Menggabungkan Data Excel dari Banyak Sheet Secara Otomatis. Untuk Pemula
✅Kesalahan Umum Mahasiswa dalam Uji Validitas
✔Kesalahan yang Sering Terjadi
- Salah memilih skala data
- Salah membaca output
- Menguji validitas setelah reliabilitas
Contoh:
Mahasiswa langsung menguji reliabilitas tanpa validitas.
Cara Menghindari:
Ikuti urutan analisis yang benar.
Menurut Ahli:
- Nasional: Ghozali menyebut kesalahan teknis umum terjadi.
- Internasional: Field menekankan pemahaman konsep.
✅Hubungan Uji Validitas dan Reliabilitas
✔Urutan Analisis
Validitas → Reliabilitas → Analisis lanjutan
Contoh:
Item tidak valid tidak perlu diuji reliabilitas.
Cara:
Buang item tidak valid terlebih dahulu.
Menurut Ahli:
- Nasional: Sugiyono menyebut validitas prasyarat reliabilitas.
- Internasional: DeVellis menegaskan instrumen harus valid dulu.
✅Tips Agar Uji Validitas Diterima Dosen
✔Strategi Akademik
- Gunakan referensi metodologi
- Jelaskan langkah SPSS
- Sertakan tabel output
Contoh:
Lampirkan tabel hasil uji validitas pada bab metode.
Menurut Ahli:
- Nasional: Dosen metodologi menyarankan transparansi analisis.
- Internasional: Creswell menekankan kejelasan prosedur.
Kesimpulan
Uji validitas menggunakan SPSS merupakan fondasi penelitian kuantitatif mahasiswa. Dengan memahami konsep, mengikuti langkah teknis yang benar, serta mampu menginterpretasikan hasil secara akademik, mahasiswa dapat memastikan instrumen penelitiannya valid dan layak digunakan.
Publisher/Penulis:
[Tim Redaksi portaljatim24.com (AZAA/KK)]
Referensi
Sugiyono - Metode Penelitian Kuantitatif
Imam Ghozali - Aplikasi Analisis Multivariate dengan SPSS
Riduwan - Skala Pengukuran Variabel Penelitian
Julie Pallant - SPSS Survival Manual
Anastasi & Urbina - Psychological Testing
IBM - SPSS Statistics User Guide
