10 Penyebab dan Solusi Akun Shopee Seller Pemula Sepi Pengunjung

Akun Shopee Seller pemula sepi pengunjung? Simak 10 penyebab utama dan solusi efektif meningkatkan traffic, kunjungan, dan penjualan toko.

(Ilustrasi 3D akun Shopee seller pemula yang sepi pengunjung dan solusi meningkatkan trafik toko)
PortalJatim24.com - Edukasi - Banyak penjual pemula di Shopee mengalami kondisi yang sama: toko sudah aktif, produk sudah diunggah, tetapi pengunjung hampir tidak ada. Bahkan setelah berminggu-minggu, grafik kunjungan tidak bergerak signifikan. Situasi ini wajar, namun jika tidak dipahami penyebabnya, toko bisa berhenti berkembang sebelum sempat dikenal pasar.

Menurut praktisi e-commerce Indonesia, toko pemula bukan kalah karena produknya buruk, tetapi karena sistem Shopee belum memiliki cukup sinyal untuk mempercayai toko tersebut. Pendapat ini sejalan dengan pakar marketplace internasional, yang menyatakan bahwa algoritma platform digital bekerja bertahap, dimulai dari pengenalan, pengujian, lalu distribusi.

Artikel ini membahas 10 penyebab utama akun Shopee Seller pemula sepi pengunjung beserta solusi praktis dan berkelanjutan, disusun dari sudut pandang sistem, perilaku pembeli, dan pengalaman lapangan.

Baca Artikel Lainnya: 12 Cara Menghindari Pelanggaran Kebijakan Lazada Seller Baru

✅Cara Shopee Menilai Toko Pemula

Shopee tidak hanya menilai produk secara individual, tetapi juga melihat performa toko sebagai satu kesatuan. Penilaian ini mencakup:

- Kejelasan informasi produk

- Aktivitas penjual

- Respons pembeli

- Konsistensi operasional

Menurut konsultan marketplace nasional, toko pemula berada dalam fase “observasi sistem”. Sementara ahli ekonomi digital internasional menjelaskan bahwa fase ini penting untuk menyaring toko yang benar-benar serius dan berpotensi memberikan pengalaman belanja yang baik.

✅10 Penyebab dan Solusi Akun Shopee Seller Pemula Sepi Pengunjung

✔Produk Belum Mendapat Perhatian Awal dari Sistem

Produk baru belum memiliki riwayat interaksi, sehingga sistem belum memiliki dasar untuk menampilkannya lebih luas.

Pendapat Ahli:

Menurut praktisi Shopee Indonesia, produk tanpa interaksi awal cenderung tertahan di halaman belakang pencarian. Hal ini diperkuat oleh pakar algoritma marketplace global, yang menyebut bahwa data awal sangat menentukan distribusi selanjutnya.

Contoh Kasus:

Produk baru diunggah, tetapi tidak pernah diklik atau dibuka.

Implementasi Solusi:

- Bagikan link produk ke media sosial

- Ajak pembeli pertama untuk melihat produk

- Fokus pada beberapa produk unggulan terlebih dahulu

Seedbacklink untuk backlink berkualitas dan aman.

✔Informasi Produk Tidak Sesuai Cara Pembeli Mencari

Penjual pemula sering menulis judul dan deskripsi berdasarkan sudut pandang pribadi, bukan berdasarkan kebutuhan pembeli.

Pendapat Ahli:

Menurut ahli perilaku konsumen nasional, pembeli mencari solusi, bukan istilah teknis. Hal ini juga ditegaskan oleh pakar pemasaran digital internasional.

Contoh Kasus:

Judul terlalu singkat atau tidak menjelaskan fungsi utama produk.

Implementasi Solusi:

- Jelaskan fungsi utama produk secara jelas

- Gunakan bahasa yang umum dipakai pembeli

- Hindari istilah internal atau singkatan tidak umum

Baca Juga: 10 Cara Lengkap Menghindari Penalti Point Shopee untuk Penjual Baru

✔Deskripsi Produk Terlalu Singkat dan Tidak Meyakinkan

Deskripsi minim membuat pembeli ragu dan cepat meninggalkan halaman produk.

Pendapat Ahli:

Menurut konsultan UMKM digital Indonesia, deskripsi adalah “penjual diam” yang bekerja saat penjual offline. Ahli e-commerce internasional menyebut deskripsi mendalam meningkatkan durasi kunjungan.

Contoh Kasus:

Deskripsi hanya satu atau dua baris.

Implementasi Solusi:

- Jelaskan manfaat utama produk

- Terangkan kegunaan dan cara pemakaian

- Jawab pertanyaan umum pembeli di deskripsi

✔Kategori Produk Tidak Tepat

Kategori yang salah membuat produk sulit ditemukan oleh calon pembeli yang tepat.

Pendapat Ahli:

Menurut pakar struktur marketplace nasional, kategori adalah fondasi pencarian. Ahli UX internasional menegaskan bahwa filter kategori sangat menentukan visibilitas.

Contoh Kasus:

Produk rumah tangga dimasukkan ke kategori umum.

Implementasi Solusi:

- Pelajari kategori produk sejenis yang laris

- Pilih kategori paling relevan dan spesifik

✔Foto Produk Kurang Menarik dan Tidak Informatif

Foto adalah faktor pertama yang dilihat pembeli sebelum mengklik produk.

Pendapat Ahli:

Menurut ahli visual marketing Indonesia, pembeli memutuskan klik dalam hitungan detik. Pakar psikologi pemasaran internasional menyebut visual yang jelas meningkatkan kepercayaan.

Contoh Kasus:

Foto gelap, buram, atau tidak menampilkan produk dengan jelas.

Implementasi Solusi:

- Gunakan pencahayaan yang baik

- Tampilkan produk dari beberapa sudut

- Sertakan foto penggunaan produk

✔Toko Jarang Aktif dan Minim Interaksi

Shopee menilai konsistensi penjual dari aktivitas harian.

Pendapat Ahli:

Menurut praktisi marketplace nasional, toko yang jarang login cenderung diturunkan prioritasnya. Hal ini sejalan dengan ahli sistem platform internasional.

Contoh Kasus:

Chat pembeli lama dibalas atau sering terlewat.

Implementasi Solusi:

- Login setiap hari meski sebentar

- Balas chat secepat mungkin

- Perbarui produk secara berkala

✔Harga Tidak Kompetitif untuk Toko Baru

Toko pemula belum memiliki kepercayaan, sehingga harga menjadi faktor penentu.

Pendapat Ahli:

Menurut ekonom digital Indonesia, pembeli lebih sensitif harga pada toko baru. Pakar strategi penjualan internasional menyebut harga awal berfungsi sebagai “pancingan pasar”.

Contoh Kasus:

Harga sama dengan toko besar yang sudah punya banyak ulasan.

Implementasi Solusi:

- Sesuaikan harga dengan kondisi toko

- Berikan penawaran awal

- Fokus pada margin wajar

Baca Juga: Cara Lengkap Mengaktifkan Bebas Ongkir Tokopedia untuk Penjual Baru

✔Tidak Mengikuti Program Promosi Shopee

Program internal membantu toko baru mendapatkan eksposur.

Pendapat Ahli:

Menurut konsultan Shopee nasional, program platform dirancang untuk membantu toko berkembang. Ahli marketplace global menegaskan bahwa partisipasi promosi meningkatkan visibilitas.

Contoh Kasus:

Toko tidak ikut promo apa pun.

Implementasi Solusi:

- Ikuti program gratis yang tersedia

- Aktifkan promo toko sederhana

- Manfaatkan fitur bawaan Shopee

✔Belum Ada Ulasan dan Rating

Pembeli cenderung ragu pada produk tanpa ulasan.

Pendapat Ahli:

Menurut ahli trust digital Indonesia, ulasan adalah bentuk bukti sosial. Pakar e-commerce internasional menyebut rating memengaruhi keputusan beli secara signifikan.

Contoh Kasus:

Produk belum pernah terjual.

Implementasi Solusi:

- Fokus pada penjualan pertama

- Berikan pelayanan maksimal

- Bangun ulasan secara alami

✔Penjual Tidak Konsisten dan Mudah Menyerah

Banyak toko pemula berhenti sebelum sistem mulai mengenali performanya.

Pendapat Ahli:

Menurut mentor UMKM nasional, konsistensi adalah kunci pertumbuhan. Pakar bisnis digital internasional menyebut marketplace sebagai permainan jangka menengah, bukan instan.

Contoh Kasus:

Penjual berhenti upload atau mengelola toko setelah beberapa minggu.

Implementasi Solusi:

- Tetapkan target realistis

- Evaluasi toko secara berkala

- Bangun toko secara bertahap

✅Strategi Jangka Panjang Agar Toko Pemula Ramai Pengunjung

Agar pengunjung stabil:

- Fokus pada kualitas, bukan jumlah produk

- Bangun kepercayaan secara konsisten

- Pahami cara pembeli berpikir

- Ikuti ritme sistem Shopee

Menurut pakar digital commerce Asia Tenggara, toko yang bertahan melewati fase awal memiliki peluang besar untuk tumbuh pesat.

Kesimpulan

Sepinya akun Shopee Seller pemula bukan tanda kegagalan, melainkan bagian dari proses adaptasi sistem. Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan solusi secara konsisten, toko pemula dapat meningkatkan visibilitas, menarik pengunjung, dan membangun kepercayaan pembeli secara berkelanjutan.

Shopee tidak mencari toko yang instan ramai, tetapi toko yang mampu memberikan pengalaman belanja terbaik dalam jangka panjang.

Publisher/Penulis:

[Tim Redaksi portaljatim24.com (AZAA/KK)]

Daftar Referensi

Shopee Indonesia - Pusat Edukasi & Panduan Resmi Seller

Kementerian Koperasi dan UKM RI - Digitalisasi UMKM

Google - Search Quality & Product Visibility Guidelines

Philip Kotler - Marketing Management

Neil Patel - Strategi Optimasi Produk & Traffic Digital